Saat tangisku tak ada yang tau (preview)

ini preview cerpen aku yang bakalan terbit di majalah sekolah aaww…

….Esok harinya Lily dan si kembar terbangaun dari tidur dan melihatku yang masih tertidur di lantai. Saat mereka mencoba membangunkanku, mereka kaget dan tidak percaya begitupula aku. Aku saat itu sudah terbangun dan setauku semalaman aku tidak tidur melainkan berteriak sangat keras. Aku tidak percaya akan semua ini, aku melihat tubuhku tergeletak dilantai, aku melihat Lily dan si kembar menangisiku, aku masih tidak percaya bila aku sudah meniggal. Lily menghubungi ibuku, dan si kembar mengemasi semua barang dan barangku juga. Aku hanya bisa melihat kesibukan yang mereka buat karenaku. Tiba-tiba aku melihat ibuku yang berlari menuju tubuhku yang masih tergeletak, dia berlari melewati bayangku. Saat itu aku benar benar merasa sangat sedih, mereka menagisiku, mereka menyanyangiku dan kini aku tidak bisa membalas kasih sayang mereka. Ayah Lily datang dengan beberapa petugas rumah sakit, aku melihat tubuhku di gotong oleh tiga orang petugas rumah sakit dan berjalan ke arah bayangku lalu melewatinya. Lily dan si kembar keluar kamar dengan membawa semua barang bawaan mereka dan pintu kamarpun tertutup. Aku kini sendirian ditengah kesepian. Suara tangisku pun tak ada yang mendengar. Aku melihat keluar jendela, tubuhku yang tak berdaya di masukan kedalam mobil ambulance dan si kembar pulang dengan mobil pinknya begitupula Lily yang pulang diantar ayahnya sedangkan ibuku yang sempat melihat ke arah kamarku masuk ke dalam mobil yang sama dengan Lily.
“ibu, Lily, Amy, Emily semoga kalian bahagia tanpaku. Aku ingin kalian tersenyum setelah hari kepergianku.”
……………………………………..

so, gimana???

Advertisements